
MAN 1 Bungo di Kabupaten Bungo, Jambi, mengembangkan inovasi pembelajaran yang menggabungkan nilai keislaman dan kepedulian lingkungan. Inisiatif ini diterapkan oleh guru mata pelajaran Budidaya Tanaman dan Hidroponik melalui kurikulum berbasis Panca Cinta. Siswa diajak terlibat langsung dalam menanam berbagai jenis sayuran organik di lingkungan sekolah.
Program ini menonjolkan penggunaan media tanam berbasis tanah yang diperkaya dengan kompos alami. Kompos tersebut dibuat dari sampah daun kering yang dikumpulkan di halaman sekolah. Daun-daun tersebut kemudian dicacah dan ditimbun untuk proses pengomposan alami, sehingga menghasilkan pupuk organik yang ramah lingkungan. Proses ini tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga memperkaya tanah untuk budidaya tanaman.
Tahapan pengolahan media tanam dimulai dari pengumpulan sampah daun kering, pencacahan, penimbunan untuk pengomposan, pencampuran kompos dengan tanah, hingga penanaman bibit sayuran oleh siswa. Selanjutnya, siswa bertanggung jawab dalam merawat, memantau pertumbuhan, dan melakukan panen bersama. Seluruh proses ini dilakukan tanpa menggunakan pupuk kimia, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga.
Kurikulum Panca Cinta yang diterapkan mencakup lima nilai utama, yaitu cinta kepada Allah dengan mensyukuri alam sebagai anugerah-Nya, cinta kepada manusia melalui berbagi hasil panen, cinta tanah air dengan melestarikan kearifan lokal bertani, cinta ilmu lewat pembelajaran sains tanah dan nutrisi tanaman, serta cinta sesama makhluk dengan menjaga ekosistem dan menghindari penggunaan pestisida kimia.
Menurut guru Budidaya Tanaman MAN 1 Bungo, "Mencintai lingkungan dimulai dari hal kecil � merawat tanah, memanfaatkan sampah daun, dan menanam dengan tangan sendiri." Pernyataan ini menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman nyata dalam membentuk karakter siswa.
Pendekatan ini dinilai mampu membangun karakter siswa secara holistik. Selain memperoleh pengetahuan praktis tentang pertanian, siswa juga dilatih untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan, menghargai proses, serta menanamkan rasa syukur atas hasil bumi. Kegiatan ini sejalan dengan semangat kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pembelajaran kontekstual dan pengalaman langsung.
Program budidaya sayuran organik di MAN 1 Bungo diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi madrasah lain di Kabupaten Bungo. Integrasi nilai spiritual, kecintaan terhadap alam, dan keterampilan hidup diharapkan mampu memperkaya proses belajar mengajar sehari-hari di lingkungan pendidikan.
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...